KOTAK OPINI

Kamis, 17 Desember 2009

latar belakang BOS


Latar belakang
Pendidikan merupakan salah satu white weapon ( senjata putih/halus) dalam penanggulangan kemiskinan dalam jangka menengah dan jangka panjang.di masyarakat Indonesia. Namun, pada kenyataannya sampai dengan saat ini masih banyak masyarakat miskin yang menemui banyak kesulitan untuk mendapatkan pendidikan bermutu. Hal tersebut antara lain disebabkan oleh biaya pendidikan yang mahal.
Dari sudut pandang lain, kebijakan pendidikan dalam kurun waktu 2004-2009 diprioritaskan pada peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih berkualitas melalui peningkatkan pelaksanaan Wajib Belajar Pendidikan dasar 9 tahun dan pemberian akses yang lebih besar kepada kelompok masyarakat yang kurang mendapat jangkauan layanan pendidikan. Dan juga, dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan bahwa setiap warga negara berusia 7-15 tahun wajib mengikuti pendidikan dasar, yang dikenal dengan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Konsekuensi dari hal tersebut maka pemerintah wajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/Mts serta satuan pendidikan yang sederajat).
Kenaikan harga BBM beberapa tahun belakangan dikhawatirkan akan menurunkan kemampuan daya beli penduduk miskin. Hal tersebut dapat menghambat upaya penuntasan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun, karena penduduk miskin akan semakin sulit memenuhi kebutuhan biaya pendidikan.
Seiring meningkatnya beban subsidi BBM yang harus dibayar pemerintah karena semakin meningkatnya harga minyak dunia, pada bulan Maret dan Oktober 2005 Pemerintah melakukan pengurangan subsidi BBM secara drastis. Hal ini mempunyai dampak pada beberapa sektor kehidupan masyarakat yang di antaranya pada kesehatan dan pendidikan. Pada sektor kesehatan ditandai dengan semakin sulitnya masyarakat untuk memperoleh pengobatan yang murah atas penyakit yang dideritanya. Pada sektor pendidikan yang ditandai antara lain dengan banyaknya siswa putus sekolah karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan sekolah serta ketidakmampuan siswa membeli alat tulis dan buku pelajaran dalam rangka mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Guna memperkecil dampak kenaikan harga BBM di sektor pendidikan, Masyarakat yang langsung merasakan dampak kenaikan harga BBM berupa melambungnya berbagai kebutuhan pokok, kesehatan, dan pendidikan adalah masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
Dalam rangka mengatasi dampak kenaikan harga BBM tersebut Pemerintah merealokasikan sebagian besar anggarannya ke empat program besar, yaitu program pendidikan, kesehatan, infrastruktur pedesaan, dan subsidi langsung tunai (SLT). Salah satu program di bidang pendidikan adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menyediakan bantuan bagi sekolah dengan tujuan membebaskan biaya pendidikan bagi siswa yang tidak mampu dan meringankan beban bagi siswa yang lain dalam rangka mendukung pencapaian Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun.
Melalui program ini, pemerintah pusat memberikan dana kepada sekolah-sekolah setingkat SD dan SMP untuk membantu mengurangi beban biaya pendidikan yang harus ditanggung oleh orangtua siswa. BOS diberikan kepada sekolah untuk dikelola sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Besarnya dana untuk tiap sekolah ditetapkan berdasarkan jumlah murid.penyaluran dana bos ini perlu pengawasan yang sangat ketat. diharapkan semua yang terkait dengan Bos turun langsung ke lapangan untuk memonitoring, mengawasi dan melaporkan kecuurangan yang mungkin timbul di realita di lapangan.

Senin, 07 Desember 2009

Kecemasan Matematika Anak Diskalkulia


PENDAHULUAN

1. Latar belakang
Setiap orang tua berharap anaknya adalah anak yang sempurna dengan prestasi belajar yang menyenangkan. Dalam mengukur keberhasilan anak para orang tua sering kali orang tua tidak rasioanal . jika seorang anak tidak bisa memenuhi harapan orang tua , maka anak dianggap gagal. Kalau anak tidak masuk rangking 10 besar, orang tua akan merasa kecewa dan anak menjadi tumpuan kemarahan. Bagi anak, hal tersebut justru akan menjadi beban yang dapat menurunkan prestasinya dan menjadikan frustasi yang sangat berdampak pada kemampuan menyerap pelajaran dan prestasi belajarnya. Selain orang tua yang berperan dalam pendidikan anak, faktor lain tidak bisa diabaiakan , seperti faktor anak sebagai individu dengan karakteristiknya, kondisi tempat belajar anak atau sekolah dan lingkungan masyarakat. Menurut Sumadi Suryabrata (1983:8) faktornya
a. bahan atau hal yang harus dipelajari
b. faktor llingkungan
c. faktor instrumental
d. kondisi individu si pelajar

2. Masalah
Kurikulum sekolah di Indonesia yang saat ini ada kecenderungan menitik beratkan pada mata pelajaran tertentu, seperti matematika. Matematika adalah mata pelajaran yang diterima oleh semua peserta didik mulai tingkat dasar sampai menengah membuat matematika perlu perhatian khusus. Dalam pelajaran matematika , informasi yang masuk berupa permasalahan yang berbentuk kuantitas, yaitu permasalahan ynag berhubungan dengan angka-angka dalam bentuk, pengurangan, pemjumlahan, pembagian dan perkalian.
Siswa sekolah dasar secara kronologis berada dalam rentang usia 7-12 tahun. Dalam masa ini sesuatu yang konkrit lebih mudah diterima, termasuk pelajaran matematika, apabila disajikan dalam bentuk konkrit. Bagi anak mengalami prestasi belajar rendah, selama ini kurang memahami konsep matematika. Kegagalan pada belajar matematika, mungkin disebabkan menganggap matematika sebagai pelajaran yang sulit dan rumit. Pada umumnya siswa menganggap pelajaran matematika rumit karena proses pemecahannya yang berbelit-belit.
Ini mengakibatkan siswa cemas dalam menghadapi pelajaran matematika dan karena ketidakmengertiannya itu mereka memilih menghindar bila pelajaran matematika. Kondisi ini adalah masalah dalam prestasi belajar matematika anak diskalkulia ( anak berkesulitan belajar matematika.

3. Tujuan penulisan
Kecemasan adalah pengalaman yang manusiawi dan universal dalam kehidupan manusia. Menurut Moh. Shaleh Muntasir (1993 : 78) ”Kecemasan timbul karena terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan”. Kecemasan ini akan meninbulkan aktifitas lain yang menggangu siswa itu sendiri. Kecemasan yang dihadapi siswa terhadap pelajaran matematika ini tentunya akan berakibat pula pada prestasi belajar matematikanya. Penulisan makalah ini bertujuan membahas masalah pada prestasi belajar matematika anak diskakulia yang dipengaruhi oleh berbagai faktor , diantaranya adalah kecemasan pada diri anak dalam hal ini kecemasan dalam matematika.

PEMBAHASAN

Matematika merupakan suatu pola penemuan pemecahan masalah melalui hubungan antara objek dengan informasi dan pengetahuan berhitung. Kesulitan belajar matematikan tingkat berat dan gangguan konseptual dalam belajar yang berkaiatan dengan unsur kuantitas sering disebut ” diskalkulia” . Diskalkulia menurut Sunardi ( 1988 : 63) diikuti oleh gejala-gejala;
”(1) sering sulit membedakan tanda-tanda dalam hitungan (2) sering sulit mengoperasikan hitungan atau bilangan (3) sering salah membilang(4) sulit membedakan angka yang mirip misalnya 6 dan 9, 17 dan 71”.

Anak diskalkulia sering membuat kekeliruan. Sedangkan menurut Robert dikutip oleh Munawir ( 1993:35) adalah :
”kesalahan operasi, misalnya harusnya mengurangkan tapi dijumlahkan, kesalahan hitungan, artinya menggunakan operasi bilangan betul tapi hasilnya salah dan yang terakhir adalah kesalahan rumus”.

Kecemasan matematika juga dialami oleh anak diskalkulia. Kecemasan matematika itu sendiri oleh oleh Zakiah Darajat (1985:75)dikatakan bahwa : ”pengaruh kecemasan siswa dalam menghadapi pelajaran matematika terhadap pikiran memang besar sekali, diantaranya yang tidak bisa konsentrasi tentang pelajaran, kemampuan berpikir menurun sehingga siswa seolah-olah merasa tidak cerdas”.
Timbulnya masalah belajar matematika pada anak diskalkulia pada tingkat sekolah sekolah dasar juga dapat dipengaruhi oleh cara mengajar guru, yang membuat siswa merasa bosan dan tidak memusatkan perhatian pada pelajaran. Kondisi badan siswa pun harus sehat. Karena dalam belajar diperlukan kondisi tubuh yang sehat. Bila kesehatan menurun , maka daya tangkap pun menurun. Siswa yang tidak mampu menyerap materi akan merasa takut dan cemas bila dia ditunjuk dan tidak menjawab pertanyaan guru.
Kekeliruan-keliruan dalam belajar matematika pada anak diskalkulia pada disebabakan oleh kecemasan sangat berpengaruh pada prestasi belajar matematika siswa tersebut. Hasil belajar adalah merupakan output dari proses kegiatan belajar. Hasil belajar ini biasanya dinyatakan dalam bentuk angka. Angka yang diperoleh dari kegiatan belajar inilah yang disebut prestasi belajar.

PENUTUP

Prestasi belajar matematika anak diskalkulia diantaranya dipengaruhi oleh faktor psikologi yaitu kecemasan terhadap pelajaran matematika. Berdasarkan hasil tersebut, ada saran yang bisa dijadikan pertimbangan yaitu, antara lain ; di sejumlah sekolah dasar, terdapat siswa yang karena suatu hal membutuhkan perhatian dan penanganan tertentu agar dapat menyerap pelajaran matematika seoptimal mungkin. Sejumlah siswa tersebut dapat dikategorikaan anak kesulitan belajar matematika ( diskalkulia) yang perlu penangan khusus sehingga dapat memperoleh prestasi belajar yang diharapkan.
Bagi orangtua, keterlibatan orangtua dalam meningkatkan prestasi belajar matenmatika siswa sangat penting sebagai penyedia sarana dan prasarana dan sebagai pelindung secara psikologis siswa.
Hendaknya siswa menghindari ketegangan yang dapat mempengaruhi prestasi belajar matematika dan berusaha memecahkan soal matematika, serta menanamkan bahwa matematika bukanlah pelajaran yang rumit.

soal ujian


UJIAN SEKOLAH
SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB)
TAHUN PELAJARAN 2008/2009


Mata Pelajaran : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hari/Tanggal : Selasa/ 12 mei 2009
Satuan pendidikan : SDLB/C-D1 Waktu : 10.00-12.00


I. Pilihlah salah satu jawaban yang benar a, b, atau c dengan cara di silang (x).

1. Pemberitahuan tentang masuknya waktu sholat dengan lafazh-lafazh tertentu adalah
a. iqomat b. adzan c. seruan
2. Mengangkat kedua tangan, ibu jari didekatkan pada ujung daun telinga sambil mengucapkan…
a. Allahu Akbar b. basmalah c. hamdalah
3. Hukum membaca surat Al-Ashr setelah membaca surat Al-Fatihah adalah ..
a. wajib b. sunah c. makruh
4. Sesungguhnya yang mengetahui takdir seseorang adalah..
a. malaikat b. Allah SWT c. dirinya sendiri
5. Zakat mal artinya zakat ..
a. harta benda b. makanan pokok c. minuman
6. Tidak sah sholat jika tidak membaca surat …
a. Al Ikhlas b. Al Ashr c. Alfatihah
7. Dibawah ini orang yang berhak menerima zakat fitrah adalah ..
a. fakir b. selain orang islam c. orang kaya
8. Sikap nabi Ibrahim As yang patut kita teladani adalah ..
a. pemurah c. pemarah c. penjamah
9. Percaya diri yang berlebihan dapat menjadikan seseorang bersikap …
a. malas b. sombong c. sabar
10. Sholat sunah dalam puasa ramadhan adalah sholat..
a. subuh b. isya c. tarawih
11. Mematikan lampu listrik jika tidak dipakai adalah berhemat dalam menggunakan …
a. air b. listrik c. telepon
12. Peraturan tertentu yang dibuat oleh Allah Swt untuk segala sesuatu yang ada di alam semesta adalah ..
a. qadla b. qadar c. kodrat
13. Nabi Ibrahim AS dikenal dengan sebutan ..
a. khalifah b. khalilullah c. kaligrafi
14. Zakat yang diberikan saat idul fitri sebelum sholat ied disebut ..
a. zakat mal b. zakat amil c. zakat fitrah
15. Surat Al-Ashr terdiri dari ..
a. 3 ayat b. 4 ayat c. 5 ayat
16. Zakat fitrah hukumnya ..
a. wajib b. sunah c. makruh
17. Surat Al-Falaq berarti …
a. waktu subuh b. waktu siang c. waktu sore
18. Orang yang sedang mengadakan perjalanan disebut ..
a. fisabilillah b. mualaf c. musafir
19. Bacaan disamping adalah bacaan …
a. takbir b. basmalah c. hamdalah
20. Kerusakan dimuka bumi ini adalah karena ..
a. peristiwa alam b. tangan jahil manusia c. bumi sudah tua
II. Isilah titik-titik dibawah ini dengan benar!

1. Percaya kepada qadla dan qadar merupakan rukun iman ke…
2. Menahan diri dari makan, minum dan hal-hal yang membatalkan mulai fajar sampai terbenam matahari disertai syarat dan rukunnya disebut …
3. Segala takdir dari Allah Swt, kita terima dengan sabar dan …
4. Zakat berupa makanan pokok yang ditunaikan pada akhir puasa Ramadhan adalah ..
5. Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang ke …

III. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan benar.
6. Timbangan amal perbuatan manusia di akhirat disebut yaumul?
7. Sebutkan macam-macam puasa sunah!
8. Ada berapa ayat Surat Al Lahab?
9. Usaha manusia secara optimal disebut?
10. Gambar disamping adalah gerakan sholat ketika sedang ?

















LEMBAR JAWABAN UJIAN SEKOLAH
SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB)
TAHUN PELAJARAN 2008/2009


Nama Siswa : Satuan pendidikan : SDLB/C-D1
Nomor tes : Hari/Tanggal : Selasa/ 12 mei 2009
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam Waktu : 10.00-12.00


TES PILIHAN GANDA

1. a b c 11. a b c
2. a b c 12. a b c
3. a b c 13. a b c
4. a b c 14. a b c
5. a b c 15. a b c
6. a b c 16. a b c
7. a b c 17. a b c
8. a b c 18. a b c
9. a b c 19. a b c
10. a b c 20. a b c


TES ESSAY

1.……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

2……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

3……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

4……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

5……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

6……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

7……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

8……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

9……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

10…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………




KUNCI JAWABAN UJIAN SEKOLAH
SEKOLAH DASAR LUAR BIASA (SDLB)
TAHUN PELAJARAN 2008/2009


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
1. b 6. c 11. b 16. a
2. a 7. a 12. b 17. a
3. b 8. a 13. b 18. c
4. b 9. b 14. c 19. b
5. a 10. c 15. a 20. b

II.
1. 6
2. Puasa
3. Tawakal
4. Zakat fitrah
5. 5
III.
6. Mizan
7. Senin-kamis, 6 hari pada bulan syawal, puasa 10 muharam, puasa tgl 13,14,15 bulan qomariah
8. 5
9. Ikhtiar
10. Ruku’

RPP IPA SDLB


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama sekolah : SDLB C/ Idayu Kota Malang
Mata Pelajaran : IPA
Materi Pokok : Percobaan Gerak Suatu Benda
Kelas / Semester : VI/I
Tahun Pelajaran : 2008/2009
Alokasi waktu : 90 menit
Tanggal Pelaksanaan :

A. Standar Kompetensi
• Memahami berbagai cara gerak, sumber enegi dan penggunaannya dalam kehhidupan sehari-hari

B. Kompetensi Dasar
• Mengidentifikasi gerak benda melalui percobaan

C. Materi Pokok
• Membuat percobaan tentang pengaruh berat benda terhadap gerak
• Membuat percobaan pengaruh permukaan benda terhadap gerak
• Pengaruh bentuk dan ukuran benda terhadap gerak

D. Indikator Keberhasilan
o Mampu membuat percobaan tentang pengaruh berat benda terhadap gerak
o Mampu membuat percobaan pengaruh permukaan benda terhadap gerak
o Mampu membuat percobaanPengaruh bentuk dan ukuran benda terhadap gerak

E. Strategi Pembelajaran/Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke I
Pembukaan (15 menit)
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : apa yang terjadi dengan bola jika kamu tending dengan pelan? Bola akan mengglinding bukan? (memutar CD permainan bola)
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru menerangkan tentang pengaruhnya berat benda terhadap gerak
2. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kapas dan penghapus, kertas dan pensil,rambut dan kerikil dll
3. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat jatuh
Kegiatan Akhir (15 m)
1. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh berat, terhadap gerak benda
2. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
3. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
2. Pertemuan ke 2 (10 m)
Pembukaan
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : ayo lebih dulu mana jika bola diglindingkan dengan kotak? Siapa yang tahu?
Kegiatan Inti (60 m)
1. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh permukaan benda terhadap gerak
2. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kertas yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi tidak rata, kelereng dan kotak, dll
3. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
1. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh permukaan benda terhadap gerak benda
2. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
3. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekEliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
4. Memberi post test

1. Pertemuan ke 3
Pembukaan (10 m)
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : lihatlah gambar –gambar ini? Manakah yang lebih mudah menggelinding?
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh bentuk benda terhadap gerak
2. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan 2 buah plastisin yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi berbentuk kotak, kelereng dan kotak, dll
3. Guru mempraktekan dengan mengglindingkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
1. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh bentuk benda terhadap gerak benda
2. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
3. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
4. Memberi post test

4. Pertemuan ke 4
Pembukaan (15 menit)
4. Mengecek kesiapan siswa
5. Salam pembukaan
6. Apersepsi : apa yang terjadi dengan bola jika kamu tending dengan pelan? Bola akan mengglinding bukan? (memutar CD permainan bola)
Kegiatan Inti (60 menit)
4. Guru menerangkan tentang pengaruhnya berat benda terhadap gerak
5. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kapas dan penghapus, kertas dan pensil,rambut dan kerikil dll
6. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat jatuh
Kegiatan Akhir (15 m)
4. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh berat, terhadap gerak benda
5. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
6. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda

5. Pertemuan ke 5 (10 m)
Pembukaan
4. Mengecek kesiapan siswa
5. Salam pembukaan
6. Apersepsi : ayo lebih dulu mana jika bola diglindingkan dengan kotak? Siapa yang tahu?
Kegiatan Inti (60 m)
4. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh permukaan benda terhadap gerak
5. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kertas yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi tidak rata, kelereng dan kotak, dll
6. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
5. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh permukaan benda terhadap gerak benda
6. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
7. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekEliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
8. Memberi post test

6. Pertemuan ke 6
Pembukaan (10 m)
4. Mengecek kesiapan siswa
5. Salam pembukaan
6. Apersepsi : lihatlah gambar –gambar ini? Manakah yang lebih mudah menggelinding?
Kegiatan Inti (60 menit)
4. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh bentuk benda terhadap gerak
5. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan 2 buah plastisin yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi berbentuk kotak, kelereng dan kotak, dll
6. Guru mempraktekan dengan mengglindingkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
5. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh bentuk benda terhadap gerak benda
6. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
7. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
8. Memberi post test

7. Pertemuan ke 7
Pembukaan (10 m)
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : sudaah siap untuk ulangan apa belum?tadi malam belajar ?ayo ambil kertasnya kita ulangan
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru membagikan kertas ulangan dan menuliskan soal
2. Siswa mnyelesaikan ulangan
Kegiatan Akhir (20 m)
1. Membahas ulang soal ulangan
2. Tindak lanjut ; siswa diminta belajar lebih giat lagi

F. Metode, sumber dan Media
1. Metode :
2. Sumber : buku tangkas sains SD kls 3
3. Media : laptop, CD, gambar-gambar tentang gerak benda, plastisin
G. Penilaian
1. Jenis test : tes tertulis dan lisan






Mengetahui Malang, 16-7-2008
Kepala Sekolah Guru Kelas


Andit Dwi handoyo,S.Pd
Nip. 19770921 200604 1 014

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama sekolah : SDLB C/ Idayu Kota Malang
Mata Pelajaran : IPA
Materi Pokok : Percobaan Gerak Suatu Benda
Kelas / Semester : VI/I
Tahun Pelajaran :
Alokasi waktu : 90 menit
Tanggal Pelaksanaan :

A. Standar Kompetensi
• Memahami berbagai cara gerak, sumber enegi dan penggunaannya dalam kehhidupan sehari-hari

B. Kompetensi Dasar
• Mengidentifikasi gerak benda melalui percobaan

C. Materi Pokok
• Membuat percobaan tentang pengaruh berat benda terhadap gerak
• Membuat percobaan pengaruh permukaan benda terhadap gerak
• Pengaruh bentuk dan ukuran benda terhadap gerak

D. Indikator Keberhasilan
o Mampu membuat percobaan tentang pengaruh berat benda terhadap gerak
o Mampu membuat percobaan pengaruh permukaan benda terhadap gerak
o Mampu membuat percobaanPengaruh bentuk dan ukuran benda terhadap gerak

E. Strategi Pembelajaran/Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke I
Pembukaan (15 menit)
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : apa yang terjadi dengan bola jika kamu tending dengan pelan? Bola akan mengglinding bukan? (memutar CD permainan bola)
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru menerangkan tentang pengaruhnya berat benda terhadap gerak
2. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kapas dan penghapus, kertas dan pensil,rambut dan kerikil dll
3. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat jatuh
Kegiatan Akhir (15 m)
1. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh berat, terhadap gerak benda
2. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
3. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
2. Pertemuan ke 2 (10 m)
Pembukaan
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : ayo lebih dulu mana jika bola diglindingkan dengan kotak? Siapa yang tahu?
Kegiatan Inti (60 m)
1. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh permukaan benda terhadap gerak
2. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kertas yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi tidak rata, kelereng dan kotak, dll
3. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
1. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh permukaan benda terhadap gerak benda
2. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
3. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekEliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
4. Memberi post test

1. Pertemuan ke 3
Pembukaan (10 m)
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : lihatlah gambar –gambar ini? Manakah yang lebih mudah menggelinding?
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh bentuk benda terhadap gerak
2. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan 2 buah plastisin yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi berbentuk kotak, kelereng dan kotak, dll
3. Guru mempraktekan dengan mengglindingkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
1. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh bentuk benda terhadap gerak benda
2. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
3. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
4. Memberi post test

4. Pertemuan ke 4
Pembukaan (15 menit)
4. Mengecek kesiapan siswa
5. Salam pembukaan
6. Apersepsi : apa yang terjadi dengan bola jika kamu tending dengan pelan? Bola akan mengglinding bukan? (memutar CD permainan bola)
Kegiatan Inti (60 menit)
4. Guru menerangkan tentang pengaruhnya berat benda terhadap gerak
5. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kapas dan penghapus, kertas dan pensil,rambut dan kerikil dll
6. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat jatuh
Kegiatan Akhir (15 m)
4. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh berat, terhadap gerak benda
5. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
6. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda

5. Pertemuan ke 5 (10 m)
Pembukaan
4. Mengecek kesiapan siswa
5. Salam pembukaan
6. Apersepsi : ayo lebih dulu mana jika bola diglindingkan dengan kotak? Siapa yang tahu?
Kegiatan Inti (60 m)
4. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh permukaan benda terhadap gerak
5. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan kertas yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi tidak rata, kelereng dan kotak, dll
6. Guru mempraktekan dengan menjatuhkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
5. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh permukaan benda terhadap gerak benda
6. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
7. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekEliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
8. Memberi post test

6. Pertemuan ke 6
Pembukaan (10 m)
4. Mengecek kesiapan siswa
5. Salam pembukaan
6. Apersepsi : lihatlah gambar –gambar ini? Manakah yang lebih mudah menggelinding?
Kegiatan Inti (60 menit)
4. Guru menerangkan tentang pengaruhnya pengaruh bentuk benda terhadap gerak
5. Guru menyiapkan bahan untuk percobaan dengan menyediakan 2 buah plastisin yang dibuat membentuk bola dan yang satu lagi berbentuk kotak, kelereng dan kotak, dll
6. Guru mempraktekan dengan mengglindingkan benda dan membandingkan mana yang lebih cepat sampai kebawah
Kegiatan Akhir (20 m)
5. Siswa dengan bantuan guru merangkum proses dan hasil percobaan tentang pengaruh pengaruh bentuk benda terhadap gerak benda
6. Siswa dengan bantuan guru melakukan percobaan
7. Tindak lanjut ; siswa diminta mengamati sekaliling sekolah dan rumah untuk menemukan gerak benda
8. Memberi post test

7. Pertemuan ke 7
Pembukaan (10 m)
1. Mengecek kesiapan siswa
2. Salam pembukaan
3. Apersepsi : sudaah siap untuk ulangan apa belum?tadi malam belajar ?ayo ambil kertasnya kita ulangan
Kegiatan Inti (60 menit)
1. Guru membagikan kertas ulangan dan menuliskan soal
2. Siswa mnyelesaikan ulangan
Kegiatan Akhir (20 m)
1. Membahas ulang soal ulangan
2. Tindak lanjut ; siswa diminta belajar lebih giat lagi

F. Metode, sumber dan Media
1. Metode :
2. Sumber : buku tangkas sains SD kls 3
3. Media : laptop, CD, gambar-gambar tentang gerak benda, plastisin
G. Penilaian
1. Jenis test : tes tertulis dan lisan






Mengetahui Malang, 16-7-2008
Kepala Sekolah Guru Kelas


Andit Dwi handoyo,S.Pd
Nip. 19770921 200604 1 014

Sabtu, 05 Desember 2009

tugas review aplikasi komputer


NAMA : ANDIT DWI HANDOYO
NIM/KELAS : 09370011 / A ( Reguler )
JURUSAN : MKPP
MATA KULIAH : APLIKASI KOMPUTER
Review : Aplikasi Komputer




Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan salah satu kunci dasar dalam keberhasilan untuk menjadi manusia-manusia yang berkualitas, manusia yang inovatif, kreatif, sehingga sumber daya manusia untuk membangun negara terpenuhi. Dalam era globalisasi dengan dunia yang begitu luas menuntut individu secara global mengikutinya. Penguasaan suatu teknologi yang dapat dikaitkan dengan keberadaan pendidikan dan ketrampilan merupakan prasarat mutlak bagi kemajuan umat manusia. United Nation developmen Program (UNDP) menyatakan bahwa pada saat ini transformasi teknologi saling berhubungan dengan lainnya yaitu globalisasi sehingga kedua-duanya menghasilkan zaman jaringan (network age). Oleh karena itu setiap negara perlu mengetahui dan menyesuaikan kemampuannya dengan teknologi pada tingkat global untuk kepentingan lokalnya. Bagi penulis sebagai seorang guru SLB secara umum aplikasi komputer dibutuhkan untuk memperlancar tugas-tugasnya, minimal bisa mengoperasikan dan menjalankan program microsoft office.
Tugas – tugas untuk membuat perencanaan pembelajaran mulai membuat program tahunan, program semester, silabus, dan RPP, membuatuhkan keahlian mengoperasikan microsoft office. Sedangkan untuk membuat bahan ajar, buku-buku, modul penulis membutuhkan aplikasi komputer antara lain, browsing, blog, surat elektronik dll. Semua informasi yang dibutuhkan untuk memperkaya dan menambah materi yang masih kurang, mencari model pembelajaran dll. Dengan internet kita juga bisa berkomunikasi dengan teman untuk bertukar pikiran, pengalaman dalam hal tugas maupun lainnya. Dengan internet kita bisa melihat informasi tentang segala hal diluar pekerjaan untuk memperkaya dan menambah wawasan sebagai seorang pendidik yang dituntut untuk berwawasan luas. Internet juga bisa digunakan untuk hiburan dikala sedang mengajar maupun santai.

surat resmi word




PEMERINTAH KOTA MALANG
DINAS PENDIDIKAN
SLB IDAYU
Jl. Sulfat Indah II / 12 Malang

NO : 009/124/SLB/XII/2009Hal : Rapat Dinas

Sifat : Sangat Penting

Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru dan Staf Pegawai

SLB Idayu di Tempat

Assalamu'alaikum wr. Wb.
Sehubungan dengan maraknya aksi-aksi anarkis dan semakin maraknya penggunaan obat-obat terlarang di kalangan pelajar, maka sangat penting sekali kita bertindak secara bersama-sama, dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri rapat dinas yang kami adakan :
Adapun acara tersebut Insya Allah akan dilaksanaka pada
Hari : Sabtu Tanggal 15 November 2009Waktu : 08.00 s.d 14.00Tempat : Ruang Rapat
Demikian surat ini kami sampaikan, semoga bapak/ibu dapat memakluminya. Atas perhatian dan kerjasamanya bapak/ibu. Kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Malang, 13 November 2009
Kepala Sekolah SLB Idayu



Tutik Wuryantini, S.Pd