FILSAFAT PENDIDIKAN
Pengertian Filsafat
Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu dari kata “philos” dan “Sophia” artinya cinta yang sangat mendalam, dan Sophia artinya kearifan atau kebijakan. Jadi arti filsafat secara harfiah adalah cinta yang sangat mendalam terhadap kearifan atau kebijakan. Pada bagian lain Harold Titus(1959) mengemukakan makna filsafat dalam arti sempit dan luas. Dalam arti sempit filsafat diartikan sebagai sains yang berkaitan dengan metodologi atau analisis bahasa secara logis dan analisis makna-makna. Filsafat diartikan sebagai “science of science” dimana tugas utamanya memberi secara kritis terhadap asumsi-asumsi dan konsep-konsep sains, mengadakan sistematisasi atau pengorganisasian pengetahuan. Dalam pengertian yang lebih luas, filsafat mencoba mengintegarasikan pengetahuan manusia yang berbeda-beda dan menjadikan suatu pandangan yang komprehensif tentang alam semesta, hidup dan makna hidup. Berfilsafat berarti berpikir, tetapi tidak semua berpikir dikategorikan berfilsafat adalah apabila berpikir tersebut mengandung 3 ciri yaitu radikal, sistematis dan universal.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa berfilsafat adalah merupakan kegiatan berpikir manusia yang berusaha untuk mencapai kebijakan dan kearifan. Filsafat berusaha merenungkan dan membuat garis besar dari masalah-masalah dan peristiwa-peristiwa yang pelik dari pengalaman umat manusia.
Pengertian Pendidikan
Pendidikan adalah usaha budaya manusia yang berupa pemberian bimbingan/tuntunan/arahan, bantuan dan pengaruh yang bermanfaat kepada manusia yang sedang dalam keadaan tumbuh, guna mencapai kesiapan pribadi dalam rangka mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Dalam Undang-Undang RI no 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan Negara. Seperti yang telah dikemukakan diatas pendidikan pada hakikatnya akan mencakup kegiatan mendidik, mengajar dan melatih untuk mentrasformasikan nilai-nilai religi, nilai-nilai kebudayaan, nilai-nilai sains dan teknologi nilai-nilai seni dan nilai-nilai ketrampilaan.
Pengertian filsafat pendidikan
Menurut Yahya Qahar adalah filsafat yang bergerak dilapangan pendidikan yang mempelajari proses kehidupan dan proses pendidikan dalam pembentukan watak yang menyoroti dan memberikan pandangan tentang :
a. Nilai – nilai tentang yang seharusnya menjadi dasar pendidikan dan pandangan hidup.
b. Pandangan tentang manusia yang dididik
c. Tujuan pendidikan
d. Sistem dan praktek pendidikan
Selanjutnya menurut Yahya pengertian diatas menunjuk kepada filsafat pendidikan nasional karena adanya penekanan pada ruang lingkup nasional dan adanya pengertian tujuan pendidikan nasional seperti tujuan nasional pendidikan Pancasila. Dan sebagaimana diketahui bahwa karena sedemikian banyaknya bangsa – bangsa didunia maka berarti sebanyak itu pula filsafat pendidikan nasionalnya yang masing-masing tidak mempunyai kesamaan dalam hal-hal nilai dasar, pandangan hidup, system dan praktek pendidikan, serta bahan pendidikan yang bersumber pada kebudayaan yang mereka miliki.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar