KOTAK OPINI

Sabtu, 13 April 2013

KARAKTERISTIK ANAK TUNALARAS





Anak tunalaras adalah anak-anak yang mengalami gangguan perilaku, yang ditunjukkan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun dalam lingkungan sosialnya. Pada hakekatnya, anak-anak tunalaras memiliki kemampuan intelektual yang normal, atau tidak berada di bawah rata-rata. Kelainan lebih banyak banyak terjadi pada perilaku sosialnya.
Beberapa karakteristik yang menonjol dari anak-anak berkebutuhan khusus yang mengalami kelainan perilaku sosial ini adalah:
1)      Karakteristik umum
·         Mengalami gangguan perilaku; suka berkelahi, memukul, menyerang, merusak milik sendiri atau orang lain, melawan, sulit konsentrasi, tidak mau bekerjasama, sok aksi, ingin menguasai oranglain, mengancam, berbohong, tidak bisa diam, tidak dapat dipercaya, suka mencuri, mengejek, dan sebagainya.
·         Mengalami kecemasan; kawatir, cemas, ketakutan, merasa tertekan, tidak mau bergaul, menarik diri, kurang percaya diri, bimbang, sering menangis, malu, dan sebagainya.
·         Kurang dewasa; suka berfantasi, berangan-anagan, mudah dipengaruhi, kaku, pasif, suka mengantuk, mudah bosan, dan sebagainya
·         Agresif; memiliki gang jahat, suka mencuri dengan kelompoknya, loyal terhadap teman jahatnya, sering bolos sekolah, sering pulang larut malam, dan terbiasa minggat dari rumah.   
2)      Sosial /emosi
·         Sering melanggar norma masyarakat
·         Sering mengganggu dan bersifat agresif
·         Secara emosional sering merasa rendah diri dan mengalami kecemasan
3)      Karakteristik akademik
·         Hasil belajarnya seringkali jauh di bawah rata-rata
·         Seringkali tidak naik kelas
·         Sering membolos sekolah
·         Seringkali melanggar peraturan sekolah dan lalulintas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar