KOTAK OPINI

Sabtu, 03 November 2012

Guru Yang Baik


 Guru Yang Baik
Secara umum guru harus memiliki dua kategori yaitu capability dan loyality. Capability yakni guru itu harus memiliki kemampuan dalam bidang ilmu yang diajarkannya, memiliki kemampuan teoritik tentang mengajar yang baik. Pendek kata: guru memiliki kemampuan mulai dari perencanaan, implementasi sampai evaluasi. Loyality (memiliki loyalitas keguruan), yakni loyal terhadap tugas-tugas keguruan baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Gilbert H. Hunt dalam bukunya Effective Teaching menyatakan bahwa guru yang baik itu harus memenuhi tujuh kriteria (Hunt, 1999: 15-16), yaitu:
1.      Sifat; Guru yang baik harus memiliki sifat-sifat antusias, stimulatif, mendorong siswa untuk maju, toleran, sopan, bijaksana, pekerja keras dan berorientasi pada tugas. Disamping itu harus mamiliki sikap bisa dipercaya, fleksibel, mudah beradaptasi, demokratis, penuh harapan bagi siswa, tidak semata mencari reputasi pribadi, mampu mengatasi stereotipe siswa, bertanggung jawab terhadap kegiatan belajar siswa, mampu menyampaikan perasaannya dan memiliki pendengaran yang baik.
2.      Pengetahuan; Guru yang baik harus memiliki pengetahuan yang memadai dalam mata pelajaran yang diampunya, dan terus mengikuti kemajuan dalam bidang ilmunya itu.
3.      Apa yang disampaikan; Guru yang baik mampu memberikan jaminan bahwa materi yang disampaikan mencakup semua unit bahasan yang diharapkan siswa secara maksimal.
4.      Bagaimana mengajar; Guru yang baik mampu menjelaskan informasi secara jelas, memberikan layanan yang vareatif, menciptakan dan memelihara momentum, menggunakan kelompok kecil secara efektif, mendorong semua siswa untuk berpartisipasi, memonitor dan bahkan sering mendatangi siswa. Di samping itu guru yang baik berupaya memonitor tempat duduk siswa, senantiasa melakukan formatif test dan post test, melibatkan siswa dalam tutorial atau pengajaran sebaya. Dalam hal lain menggunakan kelompok besar untuk pengajaran instructional, menghindari kesukaran yang komplek dengan menyederhanakan sajian informasi. Sebelum memberikan materi pelajaran menunjukkan  tentang pentingnya   bahan-bahan yang mereka pelajari dan menunjukkan proses berpikir dalam belajar. Dalam proses belajar  berpartisipasi dan mampu memberikan perbaikan terhadap kesalahan konsepsi yang dilakukan oleh siswa.
5.      Harapan; Guru yang baik mampu memberikan harapan pada siswa, mampu membuat siswa akuntabel dan mendorong partisipasi orang tua dalam memajukan  kemampuan akademik siswanya.
6.      Reaksi guru terhadap siswa; Guru yang baik mampu bisa menerima berbagai masukan risiko dan tantangan. Guru selalu memberikan dukungan pada siswanya konsisten dalam kesepakatan–kesepakatan dengan siswanya, bijaksana terhadap kritik siswa, menyesuaikan diri dengan kemajuan-kemajuan siswa, pengajaran yang memperhatikan individu. Mampu memberikan jaminan atas kesetaraan partisipasi siswa, memberikan kesempatan  siswa bertanya, cepat memberikan umpan balik bagi siswa dalam belajar. Guru peduli dan sensitif terhadap perbedaan latar belakang sosial ekonomi dan kultur siswa.
7.      Managemant; guru yang baik juga harus mampu menunjukkan keahlian dalam perencanaan, memiliki kemampuan mengorganisasi kelas, mampu memelihara waktu, dan dapat mengatasi gangguan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar