Pengembangan Kompetensi Guru melalui Pelatihan
Pelatihan untuk para guru
dapat dilaksanakan di berbagai tempat misal BPG (sekarang LPMP), PPPG,
BLK, atau tempat lain yang ditunjuk oleh
tim peningkatan mutu. Anderson (1993), mendefinisikan pelatihan
sebagai berikut.
Training is a
process to change employees behaviour at work through the application of
learning principles. This behavioural change usualle has a focus on knowledge
or information, skills or activites and attitudes or belief and value systems.
Pelatihan merupakan suatu proses
untuk mengubah tingkah laku pegawai dalam memperbaiki kinerjanya, melalui
prinsip pendidikan. Perubahan tingkah laku ini difokuskan pada ilmu
pengetahuan, ketrampilan (pekerjaan), percaya diri (keyakinan) dan sistem
nilai.
Tujuan
pelatihan sebagaimana diungkapkan Mangkunegara
(2000), yakni: (1) Meningkatkan
penghayatan jiwa dan ideologi, (2) produktifitas kinerja, (3) kualitas kerja, (4)
ketetapan perencanaan SDM, (5) sikap moral dan semangat kerja, (6) stimulus
respon dalam prestasi, (7) kesehatan dan keselamatan kerja, (8) meningkatkan perkembangan
pegawai.
Sedangkan Hamalik (2000), menyampaikan secara
umum tujuan pelatihan mempersiapkan dan membina pegawai, baik struktural
maupun fungsional yang memiliki kemampuan dalam profesinya yakni kemampuan
melaksanakan loyalitas, dedikasi dan disiplin yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar