KOTAK OPINI

Sabtu, 03 November 2012

Pengembangan Kompetensi Guru melalui Pelatihan


Pengembangan Kompetensi Guru melalui Pelatihan

Pelatihan untuk para guru dapat dilaksanakan di berbagai tempat misal BPG (sekarang LPMP), PPPG, BLK,  atau tempat lain yang ditunjuk oleh tim peningkatan mutu. Anderson (1993), mendefinisikan pelatihan sebagai berikut.
Training is a process to change employees behaviour at work through the application of learning principles. This behavioural change usualle has a focus on knowledge or information, skills or activites and attitudes or belief and value systems.

Pelatihan merupakan suatu proses untuk mengubah tingkah laku pegawai dalam memperbaiki kinerjanya, melalui prinsip pendidikan. Perubahan tingkah laku ini difokuskan pada ilmu pengetahuan, ketrampilan (pekerjaan), percaya diri (keyakinan) dan sistem nilai.
            Tujuan pelatihan sebagaimana diungkapkan Mangkunegara (2000), yakni:  (1) Meningkatkan penghayatan jiwa dan ideologi, (2) produktifitas kinerja, (3) kualitas kerja, (4) ketetapan perencanaan SDM, (5) sikap moral dan semangat kerja, (6) stimulus respon dalam prestasi, (7) kesehatan dan keselamatan kerja, (8) meningkatkan perkembangan pegawai.
            Sedangkan Hamalik (2000), menyampaikan secara  umum tujuan pelatihan mempersiapkan dan membina pegawai, baik struktural maupun fungsional yang memiliki kemampuan dalam profesinya yakni kemampuan melaksanakan loyalitas, dedikasi dan disiplin yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar