Memantau hasil-hasil
kebijakan.
Pemantauan (monitoring) merupakan prosedur analisis
kebijakan yang digunakan untuk memberikan informasi tentang sebab dan akibat
dari kebijakan publik. Karena memungkinkan analisis mendeskripsikan hubungan
antara operasi program kebijakan dan hasilnya, maka pemantauan merupakan sumber
informasi utama tentang implementasi. Untuk sebagian, pemantauan hanyalah
istilah lain bagi usaha mendeskripsikan dan menjelaskan kebijakan publik. Jadi,
pemantauan merupakan cara untuk membuat pernyataan yang sifatnya penjelasan (designative claims) tentang tindakan
kebijakan di waktu lalu maupun sekarang. Dengan demikian, pemantauan terutama
bermaksud untuk menetapkan premis faktual tentang kebijakan publik. Sementara
premis faktual dan nilai selalu naik-turun, dan ”fakta” serta ”nilai” itu
interpenden, hanya rekomendasi dan evaluasi lah yang benar-benar dimaksudkan
untuk membuat analisis sistematis tentang berbagai premis nilai. Jadi,
pemantauan menghasilkan kesimpulan yang jelas selama dan setelah kebijakan
diadopsi serta diimplementasikan, atau ex
post facto. Sebaliknya, peramalan berusaha menetapkan premis faktual yang
akan berlangsung nanti, atau ex ante.
Pemantauan memainkan peran metodologis yang penting dalam
analisis kebijakan. Ketika informasi tentang tindakan kebijakan
ditransformasikan, kita mengalami situasi masalah (problem situation). Situasi masalah, seperti dijelaskan di Bab 5,
adalah sistem dari berbagai masalah yang saling tergantung (messes) yang kemudian ditransformasikan
melalui perumusan masalah ke dalam suatu masalah kebijakan. Demikian juga,
informasi tentang hasil kebijakan ditransformasikan melalui evaluasi menjadi
infermasi tentang kinerja kebijakan.
Pemantauan merupakan sumber informasi utama tentang
informasi dalam usaha mendeskripsikan dan menjelaskan sebuah kebijakan.
Analisis yang akan dilakukan oleh peneliti adalah memantau (monitoring)
terhadap kebijakan penyelenggaraan pembelajaran berbasis ICT yang memberikan
pengetahuan relevan tentang akibat dari kebijakan yang diambil sebelumnya, yang
akan membantu pengambil kebijakan pada tahap implementasi kebijakan. Memantau
hasil dan dampak kebijakan dengan berbagai indikator kebijakan di bidang pendidikan
terkait dengan penyusunan bahan ajar.
Pemantauan yang dilakukan oleh peneliti akan
membantu menilai tingkat kepatuhan,
menemukan akibat-akibat yang tidak diinginkan dari kebijakan dan program,
mengidentifikasi hambatan dan rintangan implementasi, dan menemukan letak
pihak-pihak yang bertanggung jawab pada setiap tahap kebijakan (Dunn, 2003).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar