KOTAK OPINI

Sabtu, 03 November 2012

Memantau hasil-hasil kebijakan


Memantau hasil-hasil kebijakan.
Pemantauan (monitoring) merupakan prosedur analisis kebijakan yang digunakan untuk memberikan informasi tentang sebab dan akibat dari kebijakan publik. Karena memungkinkan analisis mendeskripsikan hubungan antara operasi program kebijakan dan hasilnya, maka pemantauan merupakan sumber informasi utama tentang implementasi. Untuk sebagian, pemantauan hanyalah istilah lain bagi usaha mendeskripsikan dan menjelaskan kebijakan publik. Jadi, pemantauan merupakan cara untuk membuat pernyataan yang sifatnya penjelasan (designative claims) tentang tindakan kebijakan di waktu lalu maupun sekarang. Dengan demikian, pemantauan terutama bermaksud untuk menetapkan premis faktual tentang kebijakan publik. Sementara premis faktual dan nilai selalu naik-turun, dan ”fakta” serta ”nilai” itu interpenden, hanya rekomendasi dan evaluasi lah yang benar-benar dimaksudkan untuk membuat analisis sistematis tentang berbagai premis nilai. Jadi, pemantauan menghasilkan kesimpulan yang jelas selama dan setelah kebijakan diadopsi serta diimplementasikan, atau ex post facto. Sebaliknya, peramalan berusaha menetapkan premis faktual yang akan berlangsung nanti, atau ex ante. 
Pemantauan memainkan peran metodologis yang penting dalam analisis kebijakan. Ketika informasi tentang tindakan kebijakan ditransformasikan, kita mengalami situasi masalah (problem situation). Situasi masalah, seperti dijelaskan di Bab 5, adalah sistem dari berbagai masalah yang saling tergantung (messes) yang kemudian ditransformasikan melalui perumusan masalah ke dalam suatu masalah kebijakan. Demikian juga, informasi tentang hasil kebijakan ditransformasikan melalui evaluasi menjadi infermasi tentang kinerja kebijakan.
Pemantauan merupakan sumber informasi utama tentang informasi dalam usaha mendeskripsikan dan menjelaskan sebuah kebijakan. Analisis yang akan dilakukan oleh peneliti adalah memantau (monitoring) terhadap kebijakan penyelenggaraan pembelajaran berbasis ICT yang memberikan pengetahuan relevan tentang akibat dari kebijakan yang diambil sebelumnya, yang akan membantu pengambil kebijakan pada tahap implementasi kebijakan. Memantau hasil dan dampak kebijakan dengan berbagai indikator kebijakan di bidang pendidikan terkait dengan penyusunan bahan ajar.
Pemantauan yang dilakukan oleh peneliti akan membantu  menilai tingkat kepatuhan, menemukan akibat-akibat yang tidak diinginkan dari kebijakan dan program, mengidentifikasi hambatan dan rintangan implementasi, dan menemukan letak pihak-pihak yang bertanggung jawab pada setiap tahap kebijakan (Dunn, 2003).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar