.
Asesmen untuk anak lamban dengan menandai letak kesulitan yang dihadapi anak. Beberapa Kemungkinan Letak
Kesulitan :
Setelah
asesmen selesai diterapkan, Catat hasil asesmen ke dalam format yang sudah
disediakan guru.
Contoh
Format Hasil Assessment
Nama:
Kelas:
Usia:
Tanggal:
|
No
|
Pola/Bentuk
Kesalahan
|
Keterangan
|
|
1
2
3
4
5
6
7
8
|
Kesulitan membaca atau memahami
suatu kata
Huruf terbalik/tertukar
Penghilangan kata/suku kata
Menebak kata
Menambahkan kata
Pengulangan pembacaan
Lambat
Sulit menangkap isi bacaan
|
Aktifitas Penanganan
1.
Aktifitas pra membaca
Pengembangan Bahasa dan Bicara
·
Mendemonstrasikan
apa yang anak ingin kerjakan
·
Menceritakan
pada anak apa yang sedang ia lakukan
·
Mendorong
anak bercakap cakap
·
Memperlihatkan
kepada anak gambar yang menarik sehingga anak mampu mendeskripsikan dan
menginterpretasikannya.
·
Membaca
dan menceritakan cerita pendek kepada anak
·
Meminta
atau memberi dukungan kepada anak untuk bercerita di depan kelas tetang situasi
yang menarik yang dialami di rumah atau di tempat lain
·
Membuat
permainan telepon-teleponan
2.
Aktifitas membaca
Pendekatan/metode
Multisensori (VAKT)
1. Guru memberikan kartu huruf dan
mengucapkannya, anak menirukan apa yang diucapkan guru.
2. Setelah nama huruf dikuasai anak,
guru mengucapkan bunyi huruf dan anak mengikutinya. Selanjutnya guru menanyakan
kepada anak,”Apa nama bunyi huruf ini?” anak lalu menyebutkan bunyinya
3. Guru mengucapkan bunyi huruf, bagian
kartu yang bertuliskan huruf tidak diperlihatkan kepada anak (menghadap ke
guru). Kemudian guru memperlihatkannya dan menanyakan kepada anak tentang nama
huruf tersebut, kemudian anak menjawabnya.
4. Guru menuliskan huruf yang
dipelajari, menerangkan dan menjelaskannya. Anak memahami bunyi, bentuk, dan
cara membuat huruf dengan cara menelusuri huruf yang dibuat guru, kemudian
menyalin huruf berdasarkan memorinya. Akhirnya anak menulis sekali lagi dengan
mata tertutup atau tidak mencontoh. Setelah dikuasai betul oleh anak, guru
melanjutkan dengan huruf lain. Bila siswa sudah menguasai beberapa huruf,
kemudian dapat dilanjutkan dengan merangkai kata dengan pola KVK (Konsonan
Vokal Konsonan).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar