Kompetensi
Profesional
Kompetensi
profesional guru seperti yang disebutkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19
tahun 2005 adalah kemampuan guru dalam hal penguasaan materi pembelajaran
secara luas dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik memenuhi
standar kompetensi yang ditetapkan dalam standar nasional pendidikan.
Seorang guru harus menguasai (mastery) dalam bidangnya. Beberapa hal yang
paling mendasar dan harus dimiliki oleh guru adalah kemampuan dalam menjabarkan
isi atau materi pelajaran, sebagaimana yang dituntut oleh kurikulum.
Dalam proses penjabaran tersebut, guru juga harus mampu menentukan secara tepat
materi apa saja yang relevan dengan tuntutan kebutuhan
dan kemampuan anak didik. Beberapa
kriteria dalam memilih dan menentukan materi yang diajarkan kepada siswa. Kriteria
tersebut adalah :
1) Validitas (validity) atau tingkat ketepatan materi. Sebelum memberikan materi pelajaran
seorang guru harus yakin bahwa materi yang diberikan telah teruji kebenarannya.
Artinya guru harus menghindari memberikan materi (data, dalil, teori, konsep
dan sebagainya) yang sebenarnya masih dipertanyakan atau masih diperdebatkan.
Hal ini untuk menghindarkan salah konsep, salah tafsir atau salah pemakaian.
2) Keberartian atau tingkat kepentingan materi tersebut
dikaitkan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa. Materi pelajaran yang diberikan
harus relevan dengan keadaan dan kebutuhan siswa. Sehingga materi yang
diajarkan bermanfaat bagi siswa. Kebermanfaatan tersebut diukur dari keterpakaian
dalam pengembangan kemampuan akademis pada jenjang selanjutnya dan
keterpakaiannya sebagai bekal untuk hidup sehari-hari sehingga dalam
mempelajari materi tersebut, siswa memiliki kepercayaan bahwa ia akan mendapat
penghargaan nantinya.
3) Relevansi (relevance) dengan tingkat kemampuan
siswa, artinya tidak terlalu sulit, tidak terlalu mudah dan disesuaikan dengan
variasi lingkungan setempat dan kebutuhan di lapangan pekerjaan serta
masyarakat pengguna saat ini dan yang akan datang.
4) Menarik (interes), pengertian menarik disini bukan
hanya sekeder menarik perhatian siswa pada saat mempelajari suatu materi
pelajaran. Lebih dari itu materi yang diberikan hendaknya mampu memotivasi
siswa sehingga siswa mempunyai minat untuk mengenali dan mengembangkan keterampilan
lebih lanjut dan lebih mendalam dari apa yang diberikan melalui proses belajar
mengajar disekolah.
5)
Kepuasan (Satisfacation) kepuasan yang dimaksud merupakan hasil pembelajaran yang diperoleh siswa nantinya
benar-benar bermanfaat bagi kehidupannya, dan siswa benar-benar dapat bekerja
dengan menggunakan dan mengamalkan ilmu yang diperoleh tersebut. Dengan
memperoleh nilai/ insentif yang sangat berarti bagi kehidupannya dimasa depan
Seorang
guru yang professional tidak cukup hanya menguasai materi ajar, namun harus
dapat menguasai metode pembelajaran, sehingga seorang guru akan mudah
membimbing peserta didik dalam proses pembelajaran.
Penguasaan metode pembelajaran dapat ditujukan melalui
proses pemilihan strategi pembelajaran yang tepat oleh guru termasuk variasi cara belajar serta pengelolaan waktu yang efisien. Pemilihan strategi pembelajaran sangat ditentukan oleh konteks
pembelajaran, terutama variasi kemampuan, minat dan kebutuhan siswa, serta
variasi sarana dan sumber belajar yang dimiliki oleh suatu sekolah/daerah.
Kemampuan guru dalam menguasai metode yang tepat dapat dilihat dari proses
belajar mengajar yang berlangsung di kelas maupun dalam praktek keterampilan
teknik, yaitu mulai dari perencanaan, proses belajar, praktek di lapangan sampai ada pengukuran hasil yang dicapai
setelah proses belajar mengajar berlangsung.
Selain menguasai metode guru juga perlu menguasai dan
memahami alat bantu pembelajaran dan lebih umum adalah
teknologi pembelajaran dan teknologi pendidikan. Di masa depan dapat dipastikan
bahwa profil kelayakan guru akan ditekankan kepada
aspek-aspek kemampuan membelajarkan siswa, dimulai dari menganalisis,
merencanakan atau merancang, mengembangkan, mengimplementasikan, dan menilai
pembelajaran yang berbasis pada penerapan teknologi pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar