Sikap Kerja Guru dengan
Kompetensi Guru.
Sikap kerja guru
adalah suatu kecenderungan seorang guru dalam merespon suka atau tidak suka
terhadap pekerjaannya, yang pada akhirnya diungkapkan dalam bentuk tindakan
atau perilaku yang berkenaan dengan profesinya. Respon dan perilaku seorang
guru terhadap pekerjaannya dapat diungkapkan dalam bentuk kepercayaan dan
kepuasan guru terhadap pekerjaannya maupun dalam bentuk perilaku yang
ditampilkan. Kompetensi guru merupakan kemampuan dasar seorang guru dalam
melaksanakan tugas keguruannya dengan kemampuan tinggi, baik kompetensi pedagogic,
kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, maupun kompetensi sosial.
Sikap
merupakan kecenderungan merespon suka atau tidak suka terhadap suatu obyek.
Selain itu sikap juga mengandung motivasi, yang berarti bahwa sikap mempunyai
daya dorong bagi individu untuk berperilaku secara tertentu terhadap obyek.
Sikap kerja guru mengandung makna sebagai suatu bentuk evaluasi atau reaksi
perasaan seseorang guru terhadap pekerjaan yang diembannya, dalam hal ini sebagai
tenaga pendidik dan pengajar disekolah.
Guru yang
memiliki sikap positif terhadap pekerjaannya, sudah barang tentu akan
menampilkan persepsi dan kepuasan yang baik terhadap pekerjaannya maupun
motivasi kerja yang tinggi, yang pada akhirnya mencerminkan seorang guru yang mampu
bekerja secara professional, baik dalam kompetensi pedagogic, kompetensi
kepribadian, kompetensi professional, maupun kompetensi sosial.
Sikap kerja guru dengan indikator: (1) Percaya terhadap
pekerjaan, yaitu kesesuaian pekerjaan dengan kemampuan, dan kesesuaian dengan
minat guru, akan membawa dampak terhadap kompetensi guru. (2) Kepuasan terhadap
pekerjaan, misalnya merasa senang terhadap pekerjaan yang digeluti, puas dengan
gaji yang diterima, memiliki harapan untuk dipromosikan ke posisi atau jabatan
yang lebih tinggi, dan lingkungan kerja yang kondusif, akan membawa dampak
terhadap kompetensi guru. (3) Perilaku guru, yaitu sikap tanggung jawab guru
terhadap pekerjaan, etos kerja, disiplin, dan kreatifitas guru, juga akan membawa
pengaruh terhadap kompetensi
guru.
Oleh karena itu, maka sejalan dengan kerangka
berfikir tersebut dapat diduga bahwa
terdapat hubungan atau korelasi positif antara sikap kerja guru dengan
kompetensi guru, yang berarti sikap kerja guru pengaruh terhadap kompetensi
guru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar