KOTAK OPINI

Kamis, 17 Januari 2013

ASESMEN ANAK TUNALARAS



1.      Hakekat dan Tujuan Asesmen

            Asesmen sebagai proses pengumpulan informasi yang akan digunakan untuk membuat suatu pertimbangan dan keputusan berhubungan dengan seorang anak. Dalam kaitannya dengan masalah penanggulangan kelainan tingkah laku asesmen bertujuan :
·         Untuk penjaringan ( screening )
·         Pengidentifikasian untuk klasifikasi (classification)
·         Untuk pengembangan program pengajaran (develop instructional program)
·         Untuk mengukur kemajuan siswa (measure pupil progress)
·         Untuk mengevaluasi keefektifitas program ( evaluate program effectiveness)
 
2.      Alat dan Teknik Assesmen
            Ada dua jenis asesmen yaitu asesmen formal dan asesmen informal. Asesmen formal biasanya menggunakan tes yang baku formal atau tes norma kelompok yang digunakan untuk mengetahui kemampuan individu dibandingkan dengan kemampuan kelompok. Prosedur tes dan evaluasi formal lebih tepat digunakan untuk klasifikasi dan penempatan karena pengukurannya lebih obyektif . tes formal biasanya digunakan untuk mengukur proses belajar siswa, kemampuan intelektual, kemampuan akademik. Asesmen informal menggunakan atau alat dan teknik informal yang dibuat oleh guru berdasarkan kurikulum yang ada yaitu untuk mengetahui kekuatan atau kelemahan siswa dalam suatu bidang dan digunakan secara terus menerus. Alat dan teknik yang digunakan berupa observasi, wawancara, ceklis, tes, rating scale. Teknik wawancara untuk memperoleh data tentang anak, orang tua , keluarga, riwayat kelahiran, perkembangan fisik,  social pendidikan. Data tentang anak mencakup nama alamat, tempat tangal lahir. Informasi asesmen tentang gangguan tingkah laku dapat diperoleh melalui observasi langsung di kelas atau sekolah. Ada kalanya guru ingin satu jenis tingkah laku yang menyimpang dalam satu kelas  dengan skala penjaringan informal yang dibuat guru. Ada 2 metode asesmen yaitu :
a.      Metode asesmen yang berorientasi pada kepribadian. Metode ini untuk menemukan sebab-sebab kekacauan tingkah laku. Alat yang digunakan untuk mengungkap masalah kepribadian  adalah personality inventories dirancang untuk mengukur objektifitas karakter emosi individual kecuali bagi personality for children (PIC) yang dirancang untuk mengukur kepribadian pemuda dan orang dewasa. Project techniques tes proyektif digunakan untuk mengukur karakter emosi individu, melalui pernyataan individu yang diproyeksikan dari pikiran, perasaan, kebutuhan dan motivasi.
b.      Metode asesmen yang berorientasi pada tingkah laku. Alat asesmen yang digunakan untuk mengungkap masalah tingkah laku adalah
·         Behavior rating scale. Alat ini digunakan bagi anak-anak yang mempunyai masalah hubungan antar sesama disekolah. Guru dan orang tua dapat menilai tingkah laku anaknya dengan menggunakan skala penilain yang relatif  mudah untuk mengadministrasikannya. Child behavior chek list dirancang untuk mengungkapkan masalah tingkahlaku seperti masalah perhatian, agresif, kecemasan menyendiri.
·         Walker problem behavior identification. Alat ini dirancang untuk mengidentifikasi masalah tingkahlaku anak kelas 4 sampai kelas 6. Terdiri dari 50 item tingkahlaku yang diberikan pada anak di sekolah. WPBIC mengukur 5 ketegori masalah tingkah laku 1) tindakan keterlaluan 2) penyendiri 3) kebingungan 4) tidak bisa berteman 5) ketidakdewasaan.
·         Resived behavior problem checklist. Terdiri dari dari 89 item dirancang untuk mengidentifikasi masalah tingkah laku anak dan remaja yang digunakan untuk menjaring 6 faktor tingkah laku yaitu condust disorder, socialized aggression, attention problems immaturity, anxiety withdrawal, motor exces. Skor ini kemudian dibandingkan dengan data skala penemuan empiric.
·         Child behavior checklist. Terdiri dari 113 masalah tingkah laku yang dinilai oleh orang tua  dengan umur anak 4-16 tahun. CBCL mempunyai dua faktor  yaitu faktor sindron external dan sindron internal.
Contoh Asesmen untuk Anak Tunalaras

Asesmen untuk Anak Tunalaras

A.    Identifikasi Anak
Biodata Anak
Nama                           :
Temp. Tgl. Lahir         :
Usia                             :
Agama                         :
Berat Badan                :
Saudara                       :
Sekolah                       :
Kelas                           :
Alamat                        :
Hobby                         :

Biodata Orang Tua
Nama Ayah                 :
Temp. Tgl. Lahir         :
Usia                             :
Agama                         :
Pekerjaan                     :
Pendidikan Terakhir    :

Nama Ibu                    :
Temp. Tgl Lahir          :
Usia                             :
Agama                         :
Pekerjaan                     :
Pendidikan Terakhir    :


  B.     Riwayat Kesehatan Anak

C.    Hasil Asesmen
1.      Instrumen hasil observasi di Sekolah dan di Lingkungan Rumah
2.      Instrumen diisi oleh Orang Tua
3.      Wawancara dengan Orang Tua
4.      Wawancara dengan Guru Kelas

Instrumen hasil observasi di Sekolah dan di Lingkungan Rumah

Pengisi Instrumen       :
Tanggal Pelaksanaan  :

Aspek yang diamati
Jawaban
Keterangan
Ya
Tidak
SOSIAL

1.   Anak dapat menyebutkan identitas dirinya
2.   Anak dapat memulai percakapan dengan teman sebayanya
3.   Anak dapat mengajak teman untuk bermain
4.   Anak dapat berempati apabila ada teman yang tidak mempunyai mainan
5.   Anak dapat berkomunikasi dengan teman sebayanya atau dengan orang yang lebih dewasa
6.   Anak dapat menjalin hubungan dengan orang-orang yang baru dikenalnya
7.   Anak mau membagi makanan dengan teman sebayanya
8.   Anak memiliki ketertarikan yang besar untuk bergabung dengan anak lain yang sebayanya
9.   Anak menegur temannya atau orang yang ia kenal saat bertemu di jalan
10.        Anak memiliki empati terhadap bintang seperti ayam, kucing atau anjing
Mis. Memberikan makan
11.        Anak memiliki sifat agresif dan posesisf yang tinggi akan suatu hal









Pengisi Instrumen       :
Tanggal Pelaksanaan  :

Aspek yang diamati
FREKUENSI
Keterangan
30 menit
I jam
2 Jam
PEMBELAJARAN


1.      Anak telat masuk kelas
2.      Anak tidak konsentrasi dengan pelajarannya
3.      Anak merasa tidak nyaman di tempat duduknya
4.      Anak menggangu teman di kelasnya
5.      Anak memukul meja atau kursi
6.      Anak membanting alat-alat belajarnya seperti buku / pensil
7.      Anak marah-marah karena alas an yang tidak  jelas
8.      Anak berteriak di kelas
9.      Anak menangis tanpa sebab yang jelas
10.  Anak menunjukkan kecemasan akan dirinya
11.  Anak izin ke luar kelas
12.  Anak sibuk dengan buku-bukunya dan tidak mendengarkan perintah guru
13.  Anak telat mengumpulkan tugas
14.  Anak tidak mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru
15.  Anak memukul teman sebangkunya
16.  Anak memakan bekalnya di kelas]
17.  Anak membentak guru ketika diberi tahu / dinasihati
18.  Anak tidur di kelas
19.










 
Instrumen yang diisi oleh Orang Tua
Aspek yang diamati
Jawaban
Keterangan
Ya
Tidak
SOSIAL & EMOSI

1.      Anak merespon dengan baik perintah dari orang tua
2.      Anak dapat memulaik komunikasi dengan orang-orang di rumah
3.      Anak menunjukkan rasa empati kepada keluarga
4.      Anak mudah tersenyum social dengan orang-orang rumah
5.      Anak menunjukkan rasa sayangnya kepada kelaurga seperti memeluk atau mencium ibu atau ayahnya
6.      Anak dapat bergabung ketika keluarga sedang berkumpul seperti duduk bersama ketika nonton TV
7.      Anak mudah tersinggung
8.      Agresivitas anak akan suatu hal
9.      Anak mudah marah akibat hal-hal kecil seperti diambil mainannya
10.  Anak memiliki teman yang banyak
11.  Anak memiliki masalah dalam membina hubungan dengan teman sebayanya dan keluarga
12.  Anak suka berekreasi seperti pergi berenang
13.  Anak memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap sesuatu hal yang baru
14.  Anak memiliki rasa percaya diri yang tinggi
15.  Anak tampak memilih-milih teman dalam bergaul berdasarkan gender





Tidak ada komentar:

Posting Komentar