Pendidikan
adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses
pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya
untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,
kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan Negara (Mudyahardjo R., 2001: 68)
Adapun
itu menurut Hasbullah (2006:51) mengatakan:
“ pendidikan adalah
hidup. Pendidikan adalah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam
segala lingkungan dan sepanjang hidup. Pendidikan adalah segala situasi hidup
yang mempengaruhi pertumbuhan individu”
Gratis
menurut Poerwadarminta (1985), secara harfiah adalah
cuma-cuma (tidak dipungut bayaran). Jika kata gratis difrasekan dengan kata
pendidikan maka dapat diartikan bahwa pendidikan gratis adalah pelayanan yang
dilakukan oleh kepala sekolah, guru, dan pegawai sekolah untuk menyiapkan
kebutuhan dan melayani segala keperluan siswa tanpa memungut biaya dari orangtua/wali
dan siswa.
Pendidikan
gratis adalah pembebasan segala biaya penyelenggaraan pendidikan bagi peserta
didik/orang tua peserta didik yang berkaitan dengan proses belajar mengajar dan
kegiatan pembangunan sekolah (Syafaruddin, 2008: 34).
Manfaat Pendidikan Gratis
1. menjamin tersedianya lahan, sarana dan
prasarana pendidikan gratis.
2. Pendidikan,
tenaga kependidikan, dan biaya operasional penyelenggaraan dengan pembagian
beban tugas dan tanggung jawab sebagaimana yang diatur dalam perundang-undangan
yang mengantur pendidikan.
3. Menopang
terselenggaranya dan suksesnya wajib belajar sembilan tahun.
4. Pemerataan
kesempatan memperoleh pendidikan bagi seluruh warga masyarakat usia sekolah dan
mengantisipasi kesenjangan masyarakat khususnya hak untuk memperoleh pendidikan
dan sebagai warga masyarakat dalam mengisi kemerdekaan bahagian dari upaya
pencerdasan Bangsa.
Tujuan
penyelenggaraan pendidikan gratis
1. Meningkatkan pemerataan kesempatan belajar bagi semua
anak usia sekolah.
2. Meningkatkan mutu penyelenggaraan dan lulusan.
3. Meningkatkan relevansi pendidikan yang berbasis
kompetensi agar dapat mengikuti perkembangan global.
4. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan
pendidikan gratis untuk memenuhi mutu dan produktivitas sumber daya manusia
yang unggul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar