KOTAK OPINI

Jumat, 11 Januari 2013

Fungsi dan Syarat Kepemimpinan



Fungsi dan Syarat Kepemimpinan

      Kepemimpinan adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. Fungsi kepemimpinan menurut Siagian (2003:48) adalah: (1) Pemimpin selaku penentu arah yang akan ditempuh dalam usaha pencapaian tujuan, (2) sebagai wakil dan juru bicara organisasi dalam hubungan dengan pihak-pihak diluar organisasi, (3) pemimpin selaku komunikator yang efektif, (4) pemimpin sebagai mediator yang handal, khususnya dalam hubungan kedalam, terutama dalam menangani situasi konflik, dan (5) pemimpin selaku integrator yang efektif , rasional, objektif dan netral.
Kepemimpinan membangkitkan kepercayaan dan loyalitas bawahan, mengkomunikasikan gagasan kepada orang lain, dengan berbagai cara mempengaruhi orang lain, menciptakan perubahan secara efektif didalam penampilan kelompok dan menggerakkan orang lain, sehingga secara sadar orang lain tersebut mau melakukan apa yang dikehendaki.

Syarat-syarat Pemimpin
Kunci keberhasilan suatu sekolah pada hakikatnya terletak pada efisiensi dan efektivitas penampilan pemimpinnya, dalam hal ini kepala sekolah. Kepala sekolah dituntut memiliki persyaratan kualitas kepemimpinan yang kuat, sebab keberhasilan sekolah hanya dapat dicapai melalui kepemimpinan kepala sekolah yang berkualitas.
Kepala sekolah yang berkualitas yaitu kepala sekolah yang memiliki kemampuan dasar, kualifikasi pribadi, pengetahuan dan keterampilan professional. Menurut Tracey dalam Diktat Pelatihan Calon Kepala Sekolah SLTP (Depdikbud, 1999) syarat keahlian atau kemampuan dasar, yaitu sekelompok kemampuan yang harus dimiliki oleh tingkat pemimpin apapun, yang mencakup: conceptual skill, human skill dan technical skill.
a) Technical skills,  yaitu kecakapan spesifik tentang proses, prosedur atau teknik-teknik atau merupakan kecakapan khusus dalam menganalisis hal-hal khusus dan penggunaan fasilitas, peralatan, serta teknik pengetahuan yang spesifik.
b) Human skill, Yaitu kecakapan pemimpin untuk bekerja secara efektif sebagai anggota kelompok  dan untuk menciptakan usaha kerjasama diling-kungan kelompok yang dipimpinnya.
c) Conceptual skill, yaitu kemampuan seorang pemimpin melihat organisasi sebagai satu keseluruhan.
Kualifikasi pribadi yaitu serangkaian sifat atau watak yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin termasuk kepala sekolah. Dengan kata lain seorang pemimpin yang diharapkan berhasil dalam melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan harus didukung  oleh mental, fisik, emosi, watak social, sikap, etika, dan kepribadian yang baik.
Seorang pemimpin harus pula memiliki pengetahuan dan keterampilan profesional. Pengetahuan professional meliputi: (1) pengetahuan terhadap tugas, dimana seorang pemimpin atau kepala sekolah harus mampu secara menyeluruh mengetahui banyak tentang lingkungan organisasi atau sekolah berada, (2) seorang pemimpin (kepala sekolah) harus memahami hubungan kerja antar berbagai unit, pendelegasian wewenang, sikap bawahan, serta bakat dan kekurangan bawahan, (3) seorang pemimpin harus tahu wawasan organisasi dan kebijakan khusus, perundang-undangan dan prosedur, (4) seorang pemimpi  harus memiliki satu perasaan riil untuk semangat dan suasana aktivitas diri orang lain dan staf yang harus dihadapi, (5) seorang pemimpin harus mengetahui layout secara fisik bangunan, kondisi operasional, berbagai macam keganjilan dan problema yang biasa terjadi, dan (6) seorang pemimpin harus mengetahui layanan yang tersedia untuk dirinya dan bawahan, serta kontrol yang dipakai oleh manajemen tingkat yang lebih tinggi. Sedangkan ketrampilan profesional meliputi: (1) mampu berfungsi sebagai seorang pendidik, (2) mampu menampilkan analisis tinggi untuk mengumpulkan , mencatat, dan menguraikan tugas pekerjaan, (3) mampu mengembangkan silabus rangkaian mata pelajaran dan program-program pengajaran, (4) mampu menjadi mahkota dari berbagai macam teknik mengajar, (5) mampu merencanakan dan melaksanakan penelitian dalam pendidikan dan mempergunakan temuan riset, (6) mampu mengadakan supervisi dan evaluasi pengajaran, fasilitas, kelengkapan, dan materi pelajaran, (7) mengetahui kejadian diluar sekolah yang berhubungan dengan paket dan pelayanan pendidikan, dan (8) mampu menjadi pemimpin yang baik dan komunikator yang efektif.
Berkaitan dengan uraian diatas, Suradinata (1979:79) menyatakan bahwa: pemimpin suatu organisasi yang sukses harus memiliki  beberapa syarat, yaitu: (1) mempunyai kecerdasan yang lebih, untuk memikirkan dan memecahkan setiap persoalan timbul dengan tepat dan bijaksana, (2) mempunyai emosi stabil, tidak mudah diombang ambingkan oleh suasana yang berganti, dan daapat memisahkan persoalan pribadi, rumah tangga dan organiosasi, (3) mempunyai keahlian dalam manusia serta bisa membuat bawahan menjadi senang dan merasa puas, (4) mempunyai keahlian untuk mengorganisir dan menggerakkan bawahannya dengan kebijakan dalam mewujudkan tujuan organisasi, dan (5) kondisi fisikyang sehat dan kuat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar